MUNAS VII (2001)

MUNAS KE VII — 12-14 Oktober 2001 di PUSPITEK SERPONG, BANTEN menghasilkan PENGURUS ORARI PUSAT MASA BAKTI 2001¬2006 yang terdiri dari :

DEWAN PENGAWAS DAN PENASEHAT

Ketua            Soegito YFØAL
Sekretaris        Ir Soenarto YBØUSJ
Wkl Sekretaris        H. Yurmalus Aras YB5BB
Anggota            John Kairupan YB2NG
            Ahmad Salim Khuda YB3OCE
            Ahmad Rifai YB7UMR
            Hakamudin Jamal YB8HD

PENGURUS
Ketua Umum        H.Harsono YBØPHM
Wki Ketua Umum        Rusmana Hardiwinata SH YBIDRA
Sekjen            H. Moesa Suraatmaja YBØMOS
Wkl Sekjen        M.Faisal Anwar-YB1PR
Bendahara Umum        Sofiati Ningsih Suharto YCØXVC
Wkl bendahara Umum    V. Anindarstuti YCØVIU

Tugas utama dari kepengurusan di bawah Harsono YBOPHM adalah a.I.

+ Melakukan pendekatan ke Pemerintah agar secepatnya mengeluarkan Peraturan Pemerintah Khusus mengenai Radio Amatir pengganti Peraturan Presiden no.21 tahun 1967
+ Apabila Peraturan Pemerintah tentang amatir radio telah dibuat, supaya menyelenggarakan MUNAS Khusus untuk melakukan pembahasan dan penyempurnaan AD/ART ORARI.

Sama seperti kepengurusan sebelumnya, di era YBØPHM suksesi (pergantian kekuasaan di pemerintah) juga mempengaruhi banyak hal: IAR dan SKKR terlambat terbit, ujian bagi anggota baru tertunda-tunda, pembinaan kepada anggota ORARI baik ditingkat Pusat maupun Daerah tidak berjalan seperti semestinya dll.

Mengatasi hal tersebut, atas desakan beberapa fihak pada tanggal 21¬22 Februari 2003 di Tretes, Jawa Timur diadakan MUNASUS (Musyawarah Nasional Khusus) yang dilanjutkan dengan RAKERPUS (Rapat Kerja Pusat) pada tanggal 22-23 Februari 2003.

Sebagai hasilnya diumumkan susunan Pengurus ORARI PUSAT YANG DISEMPURNAKAN sebagai berikut:

Ketua umum                H. Harsono YBØPHM
WkI ketua umum/KaBid Organisasi        Rusmana Adiwinarta SH YB1DRA
KaBid OpsTek/QSL& Award            John M Tombeg YB1FCC
SekJend/HubLu                H. Moesa Suraatmaja YBØMOS
WkI Sekjend/KaSet Jend.            M Faisal Anwar YB1PR
Bendahara umum                Sofiati Ningsih Suharto YCØXVC

Pada masa Kepengurusan YBOPHM masih juga ada move dari beberapa anggota yang oieh beberapa fihak ditafsirkan sebagai upaya pembentukan organisasi tandingan, namun dengan berbagai bentuk pendekatan hal-hal tersebut dapat diredam.

Sampai berakhirnya era kepengurusan YBOPHM pihak Pemerintah qq Departemen Perhubungan (Dephub) belum juga mengeluarkan peraturan (perundang-undangan) pengganti PP 21 tahun 1967. Karenanya, salah satu klausul yang berbunyi: "Setiap ada peninjauan/ perubahan/penambahan pada AD/ART Organisasi Amatir Radio Indonesia ORARI hasil MUNAS, harus disahkan melalui SK Menteri" dianggap hanya berlaku sampai dengan 1996, yaitu saat dicabutnya PP 21/1967 tersebut. Dengan demikian hasil MUNAS VII tahun 2001 tidak perlu ada pengesahan melalui SK Menteri lagi (seperti yang pernah terjadi dengan kepengurusan hasil MUNAS VI di Yogya (1996) yang "disempurnakan lagi", yang pengukuhannya dilakukan oleh Pemerintah qq MenParPosTel yang merujuk kepada klausul tersebut di atas), sehingga ORARI seharusnya dapat menjadi Iebih independen/mandiri.

ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia

Gedung Prasada Sasana Karya
Jl. Suryopranoto No. 8 - Jakarta 10130
Telp. : +62 21 6326788
Fax. : +62 21 6326785
Email : hq@orari.or.id
Facebook   Twitter   Google Plus   Pinterest   Youtube  
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Copyright © 2016 ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Seluruh materi dan konten dilindungi oleh hukum atas hak cipta
Organisasi Amatir Radio Indonesia Pusat
ORARI is a member of International Amateur Radio Union Region 3
Orari Pusat RSS   |   Member Update RSS   |   RSS   |   Atom
To Top